Kalimat positif digunakan untuk menyatakan suatu kejadian atau keadaan yang benar-benar terjadi di masa lampau. Struktur kalimatnya bergantung pada jenis kalimatnya (Verbal atau Nominal).
📝 Contoh Kalimat
CONTOH 1
(+)Verbal: Subject + Verb 2 (Contoh: We ate delicious pizza last Sunday. / Kami makan pizza yang lezat hari Minggu lalu.)
(-)Verbal: Subject + did not + Verb 1 (Contoh: We did not eat delicious pizza last Sunday.)
(?)Verbal: Did + Subject + Verb 1? (Contoh: Did we eat delicious pizza last Sunday?)
CONTOH 2
(+)Nominal: Subject + Was/Were + Complement (Contoh: The knight was very brave. / Ksatria itu sangat berani.)
(-)Nominal: Subject + Was/Were + not + Complement (Contoh: The knight was not very brave.)
(?)Nominal: Was/Were + Subject + Complement? (Contoh: Was the knight very brave?)
⚠️ Aturan Penting
✔Di dalam kalimat verbal positif, Anda WAJIB menggunakan kata kerja bentuk kedua (Verb 2), baik itu regular maupun irregular.
✔Di dalam kalimat nominal positif, gunakan 'was' atau 'were' yang langsung diikuti oleh kata sifat (adjective), kata benda (noun), atau kata keterangan (adverb).
✔Ingat untuk selalu menyesuaikan subjek dengan to be 'was' atau 'were' yang tepat.
❌ Hindari Kesalahan Ini
❌ Salah:I was hear a strange noise.
✅ Benar:I heard a strange noise.
💡 Penjelasan: Ini adalah kalimat verbal (ada tindakan mendengar). Cukup gunakan Verb 2 dari hear yaitu 'heard', jangan menyisipkan 'was'.
❌ Salah:They was in the forest yesterday.
✅ Benar:They were in the forest yesterday.
💡 Penjelasan: Subjek 'They' adalah jamak, jadi to be yang benar untuk kalimat nominal masa lampau adalah 'were', bukan 'was'.
🚪
Keluar Aplikasi?
Apakah Anda yakin ingin keluar dari petualangan ini?
📲
Pasang Aplikasi?
Ingin memasang Grammar Quest di layar utama Anda agar dapat dimainkan secara offline kapan saja?
💡
Info Pemasangan
Kamu bisa memasang aplikasi ini kapan saja melalui menu **Pengaturan** (ikon roda gigi di halaman utama).